PKP Bawaslu RI Dimulai, Kasubag PP, PSPP, dan Hukum Ikuti Pelatihan Daring
|
BINTAN — Bawaslu RI memulai Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Gelombang 2 Angkatan III dan IV Tahun 2026 pada Senin, 13 Juli 2026. Salah satu pesertanya adalah Wahyu Nur Laili, Kepala Subbagian PP, PSPP, dan Hukum Bawaslu Kabupaten Bintan, yang mengikuti pelatihan hingga 4 November 2026.
Pelatihan ini berlangsung secara distance learning atau pembelajaran jarak jauh dan dijalankan sepenuhnya secara virtual. Peserta juga diwajibkan menyusun dan mengimplementasikan aksi perubahan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu RI, Roy M. Siagian, mengatakan PKP dirancang untuk membekali peserta menghadapi perubahan di lingkungan kerja. Ia menegaskan pelatihan ini bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur Bawaslu.
“Pelaksanaan PKP bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi jangka panjang bagi jajaran Bawaslu dalam membangun kapasitas kepemimpinan yang mampu mengelola perubahan serta mempercepat penataan birokrasi,” kata Roy.
Dari sisi tata kelola pemerintahan, Analis Kebijakan Ahli Madya Lembaga Administrasi Negara RI, Ern Noviyanti, menilai tantangan demokrasi kini makin kompleks. Menurut dia, perkembangan teknologi, keterbukaan informasi publik, dan tingginya partisipasi masyarakat menuntut kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai moral.
“Kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai moral akan mampu menghadirkan perubahan yang positif, mendorong budaya kerja yang profesional, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi,” ujar Erna.
Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, mengatakan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu dilakukan secara terstruktur sesuai arah kebijakan organisasi. Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, meminta peserta memanfaatkan pelatihan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan membangun pola pikir adaptif dalam fungsi pengawasan pemilu.
Rangkaian PKP terdiri atas pembelajaran mandiri, kelas virtual, pembangunan komitmen bersama, seminar rancangan aksi perubahan, hingga aktualisasi implementasi aksi perubahan. Seluruh tahapan berlangsung dari 13 Juli sampai 4 November 2026.
Editor/Penulis : Mayasari