Lompat ke isi utama

Berita

Jumat Sehati, Cara Bawaslu Bintan Menjaga Integritas di Masa Non Tahapan

Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan, Sabrima Putra, menyampaikan arahan dalam kegiatan Jumat Sehati yang digelar secara daring, Jumat, 10 Juli 2026/Foto: Pemberitaan Bawaslu Bintan

Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan, Sabrima Putra, menyampaikan arahan dalam kegiatan Jumat Sehati yang digelar secara daring, Jumat, 10 Juli 2026/Foto: Pemberitaan Bawaslu Bintan

BINTAN — Di masa non tahapan pemilu, Bawaslu Kabupaten Bintan tetap menjaga ritme kerja aparatur lewat Jumat Sehati yang digelar secara daring, Jumat, 10 Juli 2026. Pembinaan rohani itu diarahkan untuk memperkuat ketahanan moral pegawai ketika tidak berada dalam fase tahapan pemilu.

Seluruh jajaran sekretariat mengikuti kegiatan bertema Mengubah Rutinitas Kerja Menjadi Ladang Ibadah. Tema itu dipakai untuk menegaskan bahwa pekerjaan pengawasan tidak semata urusan administratif, melainkan juga menuntut kesadaran, disiplin, dan tanggung jawab pribadi.

Kegiatan ini merujuk pada Surat Edaran Ketua Bawaslu Nomor 15 Tahun 2026 tentang penyesuaian pelaksanaan Jumat Sehati. Dalam aturan itu, pembinaan tidak hanya diisi tausiyah, tetapi juga olahraga bersama setiap Jumat pagi, serta dapat dilaksanakan secara luring maupun daring sesuai kebutuhan.

Bawaslu juga membuka ruang bagi pemateri internal maupun eksternal dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran. Penyesuaian itu dibuat agar kegiatan tetap berjalan dan tidak kehilangan relevansinya bagi kebutuhan kelembagaan di daerah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan, Sabrima Putra, mengatakan masa non tahapan justru menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat fondasi aparatur. Ia menilai rutinitas kerja akan bernilai lebih jika dijalankan dengan niat baik, keikhlasan, akhlak yang baik, kesabaran, dan tanggung jawab.

“Rutinitas kerja yang dijalankan dengan niat baik, keikhlasan, akhlak yang baik, sabar, terus melatih diri, dan rasa tanggung jawab akan memberikan nilai lebih, baik bagi organisasi maupun pribadi masing-masing pegawai,” kata Sabrima.

Bawaslu Bintan berharap pembinaan seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai yang ditanamkan diharapkan melekat dalam keseharian kerja, sehingga aparatur tetap siap menghadapi tahapan pemilu berikutnya dengan profesional dan berintegritas.

 

aa

Humas Bawaslu Bintan