Bawaslu Bintan Gelar Rapat Rutin, Rencanakan Sejumlah Program
|
Bintan — Bawaslu Kabupaten Bintan menggelar rapat rutin bulanan di Sekretariat Bawaslu Bintan, Rabu, 7 Oktober 2026. Rapat yang dihadiri ketua, anggota, dan sekretariat itu membahas sejumlah program, mulai dari pengawasan data pemilih hingga agenda Divisi P3SH.
Ketua Bawaslu Bintan Sabrima Putra meminta setiap divisi menghitung ulang capaian kinerja agar rencana berikutnya lebih terarah. Menurut dia, evaluasi menjadi dasar penyusunan program ke depan.
Anggota Bawaslu Bintan, Iskandar, mengatakan pengawasan data pemilih akan dilakukan melalui uji petik. "Untuk uji petik selanjutnya, kami akan berkoordinasi menentukan desa dan kelurahan sasaran. Siapa pun yang ditunjuk harus siap melaksanakan tugas," katanya.
Iskandar menuturkan pemetaan serupa pernah dilakukan menjelang Pilkada 2024. Saat itu Bawaslu Bintan memetakan tempat pemungutan suara rawan dengan 25 indikator di 51 kelurahan dan desa dari 10 kecamatan. Pengalaman itu dipakai lagi untuk mengawasi uji petik.
Rekapitulasi KPU Bintan menunjukkan jumlah pemilih pada triwulan III 2026 naik menjadi 133.557 orang, atau bertambah 935 dibanding triwulan II. Kenaikan itu berasal dari selisih 2.173 pemilih baru dan 1.238 pemilih yang tidak memenuhi syarat.
Dalam rapat itu pula, Pelaksana Tugas Kepala Sekretariat Bawaslu Bintan, Wahyu Nur Laili, menyampaikan agenda Divisi P3SH. Divisi itu akan menggelar podcast edisi kedua bertema penyelesaian sengketa pada minggu depan. "Minggu depan, kami akan melaksanakan podcast edisi kedua dengan tema penyelesaian sengketa," ujarnya.
Wahyu menambahkan, Divisi P3SH akan berkoordinasi dengan lembaga yang belum dikunjungi, terutama kepolisian, kejaksaan, dan lembaga lain yang terkait dengan Sentra Gakkumdu. Koordinasi dengan wartawan juga akan dilakukan. Tindak lanjutnya, Bawaslu Bintan akan menyusun draf perjanjian kerja sama.
Data pemilih yang tidak akurat berpotensi membuat warga kehilangan hak pilih atau memunculkan pemilih ganda. Hingga rapat berakhir, sejumlah program masih dalam tahap perencanaan dan menunggu hasil koordinasi.
Editor : Mayasari
Foto : Budiono