Bawaslu Bintan Cegah “Kendor” di Masa Non-Tahapan Lewat Senam Pagi
|
Bintan — Bawaslu Kabupaten Bintan berjaga-jaga agar kinerja tidak melorot di masa non-tahapan pemilu. Puluhan pegawai mengikuti senam bersama di halaman kantor sebagai langkah antisipasi agar koordinasi internal tidak longgar.
Kegiatan ini mendukung tugas non-tahapan Bawaslu, seperti pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), deteksi dini kerawanan, dan penguatan kapasitas aparatur.
Senam dimulai pukul 07.30 WIB dan dipimpin Ketua Bawaslu Bintan Sabrima Putra. Sabrima mengatakan, masa di luar tahapan justru rawan membuat disiplin kerja turun pelan-pelan tanpa disadari. Karena itu, olahraga rutin diposisikan sebagai cara menjaga kapasitas kelembagaan, bukan sekadar aktivitas pengisi waktu.
“Ini komitmen kami menjaga kebugaran, sinergi, dan semangat kerja seluruh jajaran,” kata Sabrima, Jumat, 31 Juli 2026.
Ia menilai, aktivitas nonformal seperti senam bersama efektif merawat relasi antarpegawai di luar tekanan teknis pengawasan. Interaksi yang cair, menurut dia, membantu menjaga soliditas tim hingga kembali ke masa tahapan.
Kegiatan ini merujuk pada Surat Edaran Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja Nomor 15 Tahun 2026 tentang program Jumat Sehati. Kebijakan itu menindaklanjuti arahan Presiden dan Menteri PANRB soal transformasi tata kelola pemerintahan.
Setiap satuan kerja boleh menyesuaikan bentuk pelaksanaan. Bawaslu Bintan memilih olahraga bersama untuk menjaga kebugaran dan kekompakan aparatur.
Menurut Sabrima, kesiapan menghadapi Pemilu 2029 tidak ditentukan oleh kedekatan waktu, melainkan konsistensi menjaga fondasi kerja sejak dini. Ia menekankan, kualitas pengawasan sangat bergantung pada kondisi fisik, kekompakan, dan integritas aparatur.
“Dengan semangat sehat, kompak, dan berintegritas, kami berupaya memberikan kinerja terbaik demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas,” ujarnya.
Editor : Mayasari
Foto : Budiono