Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bintan Sambut Audiensi Lanjutan Debate Competition Season IV dan Kenalkan JDIH

Ketua Bawaslu Bintan Sabrima Putra (tengah) bersama jajaran dan pengurus HIMA HKI STAIN SAR Kepri berfoto bersama usai audiensi lanjutan Debate Competition Season IV dan sosialisasi JDIH Bertuah, Rabu (21/10/2026)/Foto:Pemberitaan Bawaslu Bintan

Ketua Bawaslu Bintan Sabrima Putra (tengah) bersama jajaran dan pengurus HIMA HKI STAIN SAR Kepri berfoto bersama usai audiensi lanjutan Debate Competition Season IV dan sosialisasi JDIH Bertuah, Rabu (21/10/2026)/Foto:Pemberitaan Bawaslu Bintan

BINTAN - Bawaslu Kabupaten Bintan menerima undangan untuk menjadi dewan juri Kompetisi Debat Season IV HIMA HKI STAIN SAR Kepulauan Riau. Kompetisi bertema konstitusi, demokrasi, dan hak asasi manusia itu berlangsung 16 sampai 18 November 2026 dan melibatkan mahasiswa dari sejumlah kampus di Kepulauan Riau serta Batam.

Pengurus HIMA HKI STAIN SAR Kepri mendatangi Kantor Bawaslu Bintan, Rabu (21/10/2026), membawa undangan resmi. Kedatangan mereka diterima Ketua Bawaslu Bintan Sabrima Putra bersama anggota.

Ketua Panitia Kompetisi Debat Season IV, Maya Duwi, mengatakan Bupati Bintan dijadwalkan membuka kompetisi pada 16 November. Setelah pembukaan, acara berlanjut dengan dialog terbuka bagi mahasiswa Tanjungpinang dan Bintan. “Kami juga menggelar bazar UKM STAIN SAR Kepri dan UMKM Kabupaten Bintan,” kata Maya Duwi.

Sabrima menyambut baik undangan tersebut. Menurut dia, tema kompetisi relevan dengan penegakan hukum dan demokrasi. “Kami memberi apresiasi penuh atas inisiatif adik-adik mahasiswa. Bawaslu Bintan siap mendukung dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Namun, Bawaslu Bintan belum memutuskan apakah akan duduk sebagai juri. Keputusan itu masih menunggu pembahasan internal lembaga.

Sabrima memberi catatan teknis. Regulasi kompetisi harus matang, mosi debat mendalam, dan mekanisme penilaian transparan. “Kami beri catatan agar seluruh tahapan disusun matang, dari objektivitas mosi hingga mekanisme penilaian, sehingga acara berjalan tertib dan menghasilkan perdebatan gagasan yang berkualitas,” kata Sabrima.

Bagi Sabrima, ajang ini menjadi ruang pendidikan politik bagi pemilih muda. Melalui dialog dan debat, Bawaslu berharap literasi konstitusi mahasiswa menguat.

Pendaftaran peserta dibuka 24 Oktober sampai 7 November. Menurut Maya Duwi, sejumlah kampus sudah menyatakan ikut, antara lain Universitas Batam, Universitas Internasional Batam, Universitas Putera Batam, Universitas Riau Kepulauan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, STISIPOL, dan STAIN SAR Kepri.

Selepas pendaftaran ditutup, panitia akan mengumumkan daftar peserta dan komposisi dewan juri. Tahap penjurian berlangsung pada 16 sampai 18 November 2026.

Editor : Mayasari
Foto : Budiono

XX

 

AA